Fraud
bahasa lain pencurian dengan cara mengelabui, fraud indentik dengan white
collor crime, tetapi dewasa ini fraud bisa dilakukan oleh semua kalangan, salah
satunya terungkapnya kasus peggelapan uang pembayaran konsumen dealer mobil
oleh kasir, diperkirakan kerugian senilai 25 Milayar. Perbedaan fraud dengan
error, fraud sengaja dilakukan,sedangkan error tidak sengaja dilakukan. Suatu
perbuatan dikatakan fraud jika memenuhi Aspek :
1.
Sengaja
dilakukan untuk melanggar hukum. Pernyataan yang sengaja dibuat salah atau
menyesatkan.
2.
Memperkaya
diri sendiri atau orang lain.
3.
Terdapat
penyalahgunaan Jabatan atau kedudukan.
4.
Didukung
fakta bersifat material
5.
Kejadian
masa lampau atau sekarang
6.
Pihak
yang dirugikan mengandalkan dan tertipu oleh pernyataan yang dibuat salah saji.
Berdasarkan Survey pelaku fraud lebih
banyak dilakukan oleh laki-laki dibanding perempuan, usia pelaku rata-30- 50
tahun, intensitas fraud sering dilakukan usia 30-40, usia 41-50 semakin sedikit
intensitas fraud tetapi jika ada fraud menimbulkan kerugian besar. Hal ini
terkait tingkat jabatan orang yang berusia 41-50 tahun.
Akuntansi
forensik dibutuhkan dalam mndeteksi,preventif dan menyelesaikan gugatan hukum
atas tindak pidana fraud.Kebanyakan tenaga Profesional akuntansi forensik
berasal dari pegawai yang disekolahkan khusus forensik, tidak berasal dari
lulusan fresh graduate. Hal ini terkait kompetensi akuntansi forensik
membutuhkan pengalaman lapangan tidak dapat dipenuhi dari kondisi sistem
administrasi perkuliahan.
Penyebab
Fraud ditinjau dari berbagai teori :
1.Segitiga Fraud
Opportinity
ditinjau dari segi kelemahan Internal organisasi, Sedangkan Pressure di tinjau
dari segi pelaku bahwa pelaku fraud memiliki masalah yang tidak mungkin di
sharing ke orang lain Contoh Memiliki istri simpanan, pola hidup hiburan malam,
Physical isolation bahkan karena posisinya ketika berbuat salah tidak
diceritakan ke atasannay tetapi berusaha menutupinya. Rasionalisasi terkait
kita sudah melakukan hal terbaik buat organisasi, maka sudah seharusnya kita
mendapatkan balas jasa setimpal, jika tidak mendapat balas jasa setimpal kita
bisa melakukan fraud untuk keadilan.
2. GONE theory
Bahwa Fraud dilakukan karena
·
Greed,
Kerakusan seberapa besar gajinya jika Pelaku adalah orang rakus ,FRAUD akan
tetap dilakukan
·
Opportunity,
sistem memberikan peluang kepada pelaku untuk melakukan FRAUD
·
NEED,
adanya Kebutuhan dari pelaku
·
Exposue,
Pengungkapan kasus Fraud semakin kecil terdeteksi Fraud akan terjadi.
3. MCP
·
Motive
·
Capability
·
Possibility
of Exposure
Kriminologi dan Viktimologi Untuk
memahami sebab Terjadinya Fraud
![]() |




Kriminologi:
Teori Struktur Sosial : kesenjangan antara si kaya dan simiskin, Strain
theory : sebagai hasil langsung dari
frustasi dan kemarahan seseorang yang mengalami ketidak mampuan mencapai hasrat
[keberhasilan SOSIAL dan FINANSIAL
Kriminolog:
Teori Proses sosial : fungsi dari orang menyerap informasi, artinya kejahatan
dapat dipelajari (teori pembelajaran sosial) dan if- then atau juga stimulus
yang mengikuti perilaku, jika mendapatkan hasil positif akan diulangi jika
mendapat hasil negatif akan dihindari
Sumber : Pranata, Diaz.Fraud Auditing
& Investigation.Mitra Wacana Media

Tidak ada komentar:
Posting Komentar