jam

Rabu, 19 Juli 2017

Yang bisa Kita Lakukan



 َتَلَقَّىٰ آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيم

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (Al-Baqoroh ayat 37)

Berdasarkan riwayat Mu]jahid, Sa'id bin Jubair, Abul 'Aliyah, Rabi' Bin Anas ,Hasan bin Basri,Qatadah,Muhammad Bin Ka'ab Al-Quradzi,, 'Atha al-Khurasani dan Abdurrahman bin Zaid bin aslam. Kalimat yang dimaksuda dalam Al-Baqarah ayat 37 adalah :

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

Hikmah bagi kita bahwa Nabi Adam yang melakukan kesalahan satu kalipunn mendapat hukuman turun ke dunia, kita yang melakukan kesalahan berulangkali masih merasa bisa masuk surga, hendaknya kita mawas diri, Hanya rahmat Allah lah penolong kita. Jangan sampai Menyesal di akhir hidupj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar