jam

Senin, 30 Januari 2017

Metode Pembelajaran Ala Harvard



           Harvard Universitas bertaraf internasional Memakai metode Mahasiswa yang berhasil adalah mampu mengimplementasikan ide,dan menyelesaikan masalah. bukan Mahasiswa yang mengetahui formula dan konsep. Pembelajaran dengan experiance. Gaya dan seni mengajar tidak tepat justru membuat suasana kelas menjadi tidak kondusif. Di universitas Harvard, seorang dosen selalu melakukan inovasi mengajar untuk membuat suasana kelas menjadi kondusif. Harvard University memberikan sebuah gambaran bahwa dalam mengajar, seorang dosen tidak boleh membebani mahasiswa, akan tetapi harus membebaskannya .

·         simulasi adalah bermain peran (role playing). Dramatisasi menitikberatkan pada pengingatan masa silam yang dimungkinkan akan terjadi masa datang atau peristiwa aktual dan bermakna kehidupan sekarang.
·         Diskusi
·         pembelajaran berbasis masalah berguna membangun mental masiswa dalam menghadapi berbagai persoalan di kehidupannya

              Sistem pendidikan dan pola pengajaran yang ideal adalah yang melibatkan langsung siswa kealam nyata, berinteraksi dengan masyarakat, dan berusaha berkontribusi bagi masyarakat. Pembelajaran kontekstual memiliki landasan filosofis konstrutivisme, yang mana proses belajar mengajar tidak hanya menitikberatkan pada proses hafalan, tetapi juga membangun pengetahuan dan keterampilan baru melalui fakta atau proposisi yang dialami dalam kehidupan nyata. Hakikat konstruktivisme adalah siswa mampu membangun atau merekonstruksi pemahaman dengan cara menimba pengalaman baru berdasarkan pengetahuan yang diperoleh melalui proses interaksi sosial dan asimilasi-akomodasi. Implikasi dari metode kontekstual adalah konstruksi pembelajaran harus mengarah pada konstrukstivisme, bukan menerima pengetahuan dari guru.

referensi
https://ridhodanbukunya.wordpress.com/2014/02/21/inspirasi-mengajar-ala-harvard-university/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar