jam

Kamis, 13 Juli 2017

FRAUD MUSUH BERSAMA


            Fraud bahasa lain pencurian dengan cara mengelabui, fraud indentik dengan white collor crime, tetapi dewasa ini fraud bisa dilakukan oleh semua kalangan, salah satunya terungkapnya kasus peggelapan uang pembayaran konsumen dealer mobil oleh kasir, diperkirakan kerugian senilai 25 Milayar. Perbedaan fraud dengan error, fraud sengaja dilakukan,sedangkan error tidak sengaja dilakukan. Suatu perbuatan dikatakan fraud jika memenuhi Aspek :
1.    Sengaja dilakukan untuk melanggar hukum. Pernyataan yang sengaja dibuat salah atau menyesatkan.
2.    Memperkaya diri sendiri atau orang lain.
3.    Terdapat penyalahgunaan Jabatan atau kedudukan.
4.    Didukung fakta bersifat material
5.    Kejadian masa lampau atau sekarang
6.    Pihak yang dirugikan mengandalkan dan tertipu oleh pernyataan yang dibuat salah saji.
Berdasarkan Survey pelaku fraud lebih banyak dilakukan oleh laki-laki dibanding perempuan, usia pelaku rata-30- 50 tahun, intensitas fraud sering dilakukan usia 30-40, usia 41-50 semakin sedikit intensitas fraud tetapi jika ada fraud menimbulkan kerugian besar. Hal ini terkait tingkat jabatan orang yang berusia 41-50 tahun.
            Akuntansi forensik dibutuhkan dalam mndeteksi,preventif dan menyelesaikan gugatan hukum atas tindak pidana fraud.Kebanyakan tenaga Profesional akuntansi forensik berasal dari pegawai yang disekolahkan khusus forensik, tidak berasal dari lulusan fresh graduate. Hal ini terkait kompetensi akuntansi forensik membutuhkan pengalaman lapangan tidak dapat dipenuhi dari kondisi sistem administrasi perkuliahan.
            Penyebab Fraud ditinjau dari berbagai teori :
Text Box: RationalisasiText Box: PressureText Box: Opportunity1.Segitiga Fraud





Opportinity ditinjau dari segi kelemahan Internal organisasi, Sedangkan Pressure di tinjau dari segi pelaku bahwa pelaku fraud memiliki masalah yang tidak mungkin di sharing ke orang lain Contoh Memiliki istri simpanan, pola hidup hiburan malam, Physical isolation bahkan karena posisinya ketika berbuat salah tidak diceritakan ke atasannay tetapi berusaha menutupinya. Rasionalisasi terkait kita sudah melakukan hal terbaik buat organisasi, maka sudah seharusnya kita mendapatkan balas jasa setimpal, jika tidak mendapat balas jasa setimpal kita bisa melakukan fraud untuk keadilan.
2. GONE theory
Bahwa Fraud dilakukan karena 
·         Greed, Kerakusan seberapa besar gajinya jika Pelaku adalah orang rakus ,FRAUD akan tetap dilakukan
·         Opportunity, sistem memberikan peluang kepada pelaku untuk melakukan FRAUD
·         NEED, adanya Kebutuhan dari pelaku
·         Exposue, Pengungkapan kasus Fraud semakin kecil terdeteksi Fraud akan terjadi.
3. MCP
·         Motive
·         Capability
·         Possibility of Exposure
Kriminologi dan Viktimologi Untuk memahami sebab Terjadinya Fraud
 


Text Box: Sosio kultural manusia hidupText Box: KritikalKriminologi pemikiran teoritis
Text Box: Pembuat aturan                                                             

Text Box: Sigmund freudMengapa Hanya orang tertentu sebagai pelaku Krimial dan viktimologi mengapa orang tententu juga yang selalu menjadi korban
Text Box: Perbuatan kriminal adalah pilihan yang dipengaruhi unsur biologis dan psikologikal

Text Box: SuperegoText Box: Ego Text Box: Id Kriminologi: Teori Psikologikal









Kriminologi: Teori Struktur Sosial : kesenjangan antara si kaya dan simiskin, Strain theory  : sebagai hasil langsung dari frustasi dan kemarahan seseorang yang mengalami ketidak mampuan mencapai hasrat [keberhasilan SOSIAL dan FINANSIAL
Kriminolog: Teori Proses sosial : fungsi dari orang menyerap informasi, artinya kejahatan dapat dipelajari (teori pembelajaran sosial) dan if- then atau juga stimulus yang mengikuti perilaku, jika mendapatkan hasil positif akan diulangi jika mendapat hasil negatif akan dihindari

Sumber : Pranata, Diaz.Fraud Auditing & Investigation.Mitra Wacana Media

Senin, 30 Januari 2017

Metode Pembelajaran Ala Harvard



           Harvard Universitas bertaraf internasional Memakai metode Mahasiswa yang berhasil adalah mampu mengimplementasikan ide,dan menyelesaikan masalah. bukan Mahasiswa yang mengetahui formula dan konsep. Pembelajaran dengan experiance. Gaya dan seni mengajar tidak tepat justru membuat suasana kelas menjadi tidak kondusif. Di universitas Harvard, seorang dosen selalu melakukan inovasi mengajar untuk membuat suasana kelas menjadi kondusif. Harvard University memberikan sebuah gambaran bahwa dalam mengajar, seorang dosen tidak boleh membebani mahasiswa, akan tetapi harus membebaskannya .

·         simulasi adalah bermain peran (role playing). Dramatisasi menitikberatkan pada pengingatan masa silam yang dimungkinkan akan terjadi masa datang atau peristiwa aktual dan bermakna kehidupan sekarang.
·         Diskusi
·         pembelajaran berbasis masalah berguna membangun mental masiswa dalam menghadapi berbagai persoalan di kehidupannya

              Sistem pendidikan dan pola pengajaran yang ideal adalah yang melibatkan langsung siswa kealam nyata, berinteraksi dengan masyarakat, dan berusaha berkontribusi bagi masyarakat. Pembelajaran kontekstual memiliki landasan filosofis konstrutivisme, yang mana proses belajar mengajar tidak hanya menitikberatkan pada proses hafalan, tetapi juga membangun pengetahuan dan keterampilan baru melalui fakta atau proposisi yang dialami dalam kehidupan nyata. Hakikat konstruktivisme adalah siswa mampu membangun atau merekonstruksi pemahaman dengan cara menimba pengalaman baru berdasarkan pengetahuan yang diperoleh melalui proses interaksi sosial dan asimilasi-akomodasi. Implikasi dari metode kontekstual adalah konstruksi pembelajaran harus mengarah pada konstrukstivisme, bukan menerima pengetahuan dari guru.

referensi
https://ridhodanbukunya.wordpress.com/2014/02/21/inspirasi-mengajar-ala-harvard-university/

Minggu, 30 Oktober 2016

Gadis Pinggir Pantai Dan Pram



Seorang gadis yang tak punya kuasa/ orang Kampung( tidak mengenal pendidikan,baca tulis, rendahnya pengetahuan agama) dinikahkan dengan priyayi Jawa yang notabene Kyai. Hubungan suami istri tersebut lebih mirip dengan hubungan Majikan dan Budak, Bendoro dan sahaya . Bendoro digambarkan sebagai  sosok yang kurus,pucat,tak berotot tapi mengapa selalu ditakuti semua orang, semua oranng selalu bersimpuh dihadapannya dan tak berani menatap mata bendoro. Bendoro bersitrikan sahaya walaupun punya anak selusinn masih dibilang perjaka sampai menikahi dengan wanita yang sederajat.Memang orang yang terlahir jadi bendoro selamanya akan jadi bendoro, orang yng terlahir sebagai sahaya selamanya jdi sahaya.Sahaya hidupnya selalu menderita bahkan kelahirannyapun merupakan penderitaan.Gadis pantai setelah melahirkan putrinya, putrinyapun jadi bendoronya sendiri
                Malang memang hidup sebagai sahaya tidak punya kekuatan apa-apa dan tak punya apa-apa, selalu jadi makan orang kota, terasi udang hasil warga kampung nelayan cuma dibeli berapa benggol oleh tengkulak tionghoa,dan dijual berkali-kali lipat dikota. rugi benar nasib nelayan, berangkat sore hari pulang pagi hari penghasilan tak sebanding dengan kerja kerasnya.
                Suaminya atau lebih tepat bendoronya menceraikan gadis pantai dan langsung diusir dari gedung yang selama ini ditinggali. Putrinya adalah milik bendoro tidak boleh ikut bersama gadis pantai. Gadis pantai dilempar begitus saja dari gedung dia tinggal.sekarang dia kembali menjadi sahaya. sayang Buku karangan pram menggantung ceritanya karena pembredelan buku oleh penguasa.
                Pram selalu mengangkat sosok wanita dalam setiap karyanya, kartini,gadis pinggir pantai dan tetralogi pulau buru. pram menggambarkan sosok makhluk yang lemah tak berdaya terbelakang menjadi sosok yang luar biasa pandai, menawan dan dihormati walaupun ketika mencapai proses tersebut membuat sosok wanita keluar dari pakemnya dan mengalami pengorbanan yang besar.
                hal ini tak lepas dari sosok pram yang mendambakan kemerdekaan tanpa penindasan baik kolonial maupun oleh bangsanya sendiri dalam takhayul-takhayul. Pram seperti sebuah korek membakar kayu bakar semangatnya menyebar ,namun sayang nasibnya kurang dihargai oleh bangsanya sendiri.Memang benar ujar pram"kamu boleh memiliki ilmu setinggi-tingginya,tapi jika kamu tidak menulis,zaman akan menelanmu,Menulis adalah bekerja untuk Keabadian."

Senin, 01 Agustus 2016

GADIS PINGGIR PANTAI DAN PRAM



                       Seorang gadis yang tak punya kuasa/ orang Kampung( tidak mengenal pendidikan,baca tulis, rendahnya pengetahuan agama) dinikahkan dengan priyayi Jawa yang notabene Kyai. Hubungan suami istri tersebut lebih mirip dengan hubungan Majikan dan Budak, Bendoro dan sahaya . Bendoro digambarkan sebagai  sosok yang kurus,pucat,tak berotot tapi mengapa selalu ditakuti semua orang, semua oranng selalu bersimpuh dihadapannya dan tak berani menatap mata bendoro. Bendoro bersitrikan sahaya walaupun punya anak selusinn masih dibilang perjaka sampai menikahi dengan wanita yang sederajat.Memang orang yang terlahir jadi bendoro selamanya akan jadi bendoro, orang yng terlahir sebagai sahaya selamanya jdi sahaya.Sahaya hidupnya selalu menderita bahkan kelahirannyapun merupakan penderitaan.Gadis pantai setelah melahirkan putrinya, putrinyapun jadi bendoronya sendiri
                Malang memang hidup sebagai sahaya tidak punya kekuatan apa-apa dan tak punya apa-apa, selalu jadi makan orang kota, terasi udang hasil warga kampung nelayan cuma dibeli berapa benggol oleh tengkulak tionghoa,dan dijual berkali-kali lipat dikota. rugi benar nasib nelayan, berangkat sore hari pulang pagi hari penghasilan tak sebanding dengan kerja kerasnya.
                Suaminya atau lebih tepat bendoronya menceraikan gadis pantai dan langsung diusir dari gedung yang selama ini ditinggali. Putrinya adalah milik bendoro tidak boleh ikut bersama gadis pantai. Gadis pantai dilempar begitus saja dari gedung dia tinggal.sekarang dia kembali menjadi sahaya. sayang Buku karangan pram menggantung ceritanya karena pembredelan buku oleh penguasa.
                Pram selalu mengangkat sosok wanita dalam setiap karyanya, kartini,gadis pinggir pantai dan tetralogi pulau buru. pram menggambarkan sosok makhluk yang lemah tak berdaya terbelakang menjadi sosok yang luar biasa pandai, menawan dan dihormati walaupun ketika mencapai proses tersebut membuat sosok wanita keluar dari pakemnya dan mengalami pengorbanan yang besar.
                hal ini tak lepas dari sosok pram yang mendambakan kemerdekaan tanpa penindasan baik kolonial maupun oleh bangsanya sendiri dalam takhayul-takhayul. Pram seperti sebuah korek membakar kayu bakar semangatnya menyebar ,namun sayang nasibnya kurang dihargai oleh bangsanya sendiri.Memang benar ujar pram"kamu boleh memiliki ilmu setinggi-tingginya,tapi jika kamu tidak menulis,zaman akan menelanmu,Menulis adalah bekerja untuk Keabadian."

Senin, 20 Oktober 2014



Public speaking harus dimiliki oleh setiap orang karena merupakan seni berkomunikasi, ketika public speaking saya ingat dengan Habit saya yang childish akibatnya saya terbawa suasana ke childisan dan sulit untuk membuat jadi lebih dewasa . hal pertama saya lakukan adalah mengubah habit saya saya tidak lagi childish intinya saya gunakan kesempatan yang ada untuk menampilkan sosok saya terbaik mungkin.
                Childish ini merajai sikap orang, umur sudah tua kelakuan tetap anak-anak. Kedewasaan berkembang seiring dengan kematangan usia seseorang .smakin berumur orang seharusnya makin dewasa dan bijaksana. Kedewasaan tidak bias menjadi langsung bim salabim, tapi melalui proses perjalaan hidup itu suka duka hidup kita jalanai dan itulah yang menempa kedewasaan.
                Saya Harap saya lebih baik dari kemarin dan hari ini dalah hari terbaik yang pernah saya miliki, saya lebih baik lagi.