jam

Senin, 01 Agustus 2016

GADIS PINGGIR PANTAI DAN PRAM



                       Seorang gadis yang tak punya kuasa/ orang Kampung( tidak mengenal pendidikan,baca tulis, rendahnya pengetahuan agama) dinikahkan dengan priyayi Jawa yang notabene Kyai. Hubungan suami istri tersebut lebih mirip dengan hubungan Majikan dan Budak, Bendoro dan sahaya . Bendoro digambarkan sebagai  sosok yang kurus,pucat,tak berotot tapi mengapa selalu ditakuti semua orang, semua oranng selalu bersimpuh dihadapannya dan tak berani menatap mata bendoro. Bendoro bersitrikan sahaya walaupun punya anak selusinn masih dibilang perjaka sampai menikahi dengan wanita yang sederajat.Memang orang yang terlahir jadi bendoro selamanya akan jadi bendoro, orang yng terlahir sebagai sahaya selamanya jdi sahaya.Sahaya hidupnya selalu menderita bahkan kelahirannyapun merupakan penderitaan.Gadis pantai setelah melahirkan putrinya, putrinyapun jadi bendoronya sendiri
                Malang memang hidup sebagai sahaya tidak punya kekuatan apa-apa dan tak punya apa-apa, selalu jadi makan orang kota, terasi udang hasil warga kampung nelayan cuma dibeli berapa benggol oleh tengkulak tionghoa,dan dijual berkali-kali lipat dikota. rugi benar nasib nelayan, berangkat sore hari pulang pagi hari penghasilan tak sebanding dengan kerja kerasnya.
                Suaminya atau lebih tepat bendoronya menceraikan gadis pantai dan langsung diusir dari gedung yang selama ini ditinggali. Putrinya adalah milik bendoro tidak boleh ikut bersama gadis pantai. Gadis pantai dilempar begitus saja dari gedung dia tinggal.sekarang dia kembali menjadi sahaya. sayang Buku karangan pram menggantung ceritanya karena pembredelan buku oleh penguasa.
                Pram selalu mengangkat sosok wanita dalam setiap karyanya, kartini,gadis pinggir pantai dan tetralogi pulau buru. pram menggambarkan sosok makhluk yang lemah tak berdaya terbelakang menjadi sosok yang luar biasa pandai, menawan dan dihormati walaupun ketika mencapai proses tersebut membuat sosok wanita keluar dari pakemnya dan mengalami pengorbanan yang besar.
                hal ini tak lepas dari sosok pram yang mendambakan kemerdekaan tanpa penindasan baik kolonial maupun oleh bangsanya sendiri dalam takhayul-takhayul. Pram seperti sebuah korek membakar kayu bakar semangatnya menyebar ,namun sayang nasibnya kurang dihargai oleh bangsanya sendiri.Memang benar ujar pram"kamu boleh memiliki ilmu setinggi-tingginya,tapi jika kamu tidak menulis,zaman akan menelanmu,Menulis adalah bekerja untuk Keabadian."

Senin, 20 Oktober 2014



Public speaking harus dimiliki oleh setiap orang karena merupakan seni berkomunikasi, ketika public speaking saya ingat dengan Habit saya yang childish akibatnya saya terbawa suasana ke childisan dan sulit untuk membuat jadi lebih dewasa . hal pertama saya lakukan adalah mengubah habit saya saya tidak lagi childish intinya saya gunakan kesempatan yang ada untuk menampilkan sosok saya terbaik mungkin.
                Childish ini merajai sikap orang, umur sudah tua kelakuan tetap anak-anak. Kedewasaan berkembang seiring dengan kematangan usia seseorang .smakin berumur orang seharusnya makin dewasa dan bijaksana. Kedewasaan tidak bias menjadi langsung bim salabim, tapi melalui proses perjalaan hidup itu suka duka hidup kita jalanai dan itulah yang menempa kedewasaan.
                Saya Harap saya lebih baik dari kemarin dan hari ini dalah hari terbaik yang pernah saya miliki, saya lebih baik lagi.

Sabtu, 15 Februari 2014

zakat Vs Pajak


Perbedaan        
zakat
pajak
Dasar
Al-quran dan hadist
“Tidak akan masuk surga orang yang mengambil pajak (secara zhalim).“ ( HR Abu Daud, no : 2548, hadist ini dishohihkan oleh Imam al Hakim ) .

Undang-undang

Madzhab Syafi'i: Imam Ghazali dalam kitab المستصفى من علم الأصول (I/426) menyatakan bahwa memungut uang selain zakat pada rakyat diperbolehkan apabila diperlukan dan kas di Baitul Mal tidak lagi mencukupi untuk kebutuhan negara baik untuk perang atau lainnya. Akan tetapi kalau masih ada dana di Baitul Mal, maka tidak boleh.

Madzhab Hanafi: Muhammad Umaim Al-Barkati dalam kitab قواعد الفقه dan kitab حاشية رد المحتارmenyebut pajak dengan naibah (jamak, nawaib). Dia berpendapat bahwa naibah boleh kalau memang dibutuhkan untuk keperluan umum atau keperluan perang.

Madzhab Maliki: Al Qurtubi dalam kitab الجامع لأحكام القرآن (II/242) mengatakan bahwa ulama sepakat atas bolehnya menarik pungutan selain zakat apabila dibutuhkan. Berdasarkan Al Quran وَآَتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ (Al Baqarah 2:177).

Madzhab Hanbali: Ulama madzhab Hanbali juga membolehkan pengumpulan pajak yang mereka sebut dengan al-kalf as-sulthaniyah ( الكلف السلطانية) . Bahkan mereka menganggapnya sebagai jihad dengan harta. Ibnu Taimiyah dalam الفتاوى menganggap pajak yang diambil dari orang kaya merupakan jihad harta.
Berhak nerima
Yang berhak menerima zakat ada 8 golongan (asnaf) sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah:60 yaitu orang fakir, miskin, petugas zakat (amil), muallaf, memerdekakan budak, orang yang berhutang, sabilullah, musafir.

Pajak digunakan untuk semua warga, tak mengenal batasan karena pada dasanya pajak digunakan untuk membiayai kepentingan negara.
Baik itu muslim maupun kafir
Syarat pengeluaran
Syarat pertama, berkaitan dengan muzakki: (1) islam, dan (2) merdeka.[1]
Adapun anak kecil dan orang gila –jika memiliki harta dan memenuhi syarat-syaratnya- masih tetap dikenai zakat yang nanti akan dikeluarkan oleh walinya. Pendapat ini adalah pendapat terkuat dan dipilih oleh mayoritas ulama.[2]
Syarat kedua, berkaitan dengan harta yang dikeluarkan: (1) harta tersebut dimiliki secara sempurna, (2) harta tersebut adalah harta yang berkembang, (3) harta tersebut telah mencapai nishob, (4) telah mencapai haul (harta tersebut bertahan selama setahun), (5) harta tersebut merupakan kelebihan dari kebutuhan pokok.[3]

Pada dasarnya setiap orang  yng tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau menambah kekayaan wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apapun.Undang-undang  Pajak menganut negative list
Misal pph sudah mencapai diatas PTKP, sedangkan PPN yang dikonsussi individu tujuannya baik mencegah untuk konsumsi berlebihan sehingga untuk barang mewah aa tambahan PPnBM
Besarnya pengeluaran
2,5 persen
TARIF PROGESIF, 10%(PPN)
Waktu
Setahun sekali
Dihitung perbulan dan diakhir tahun disetahunkan,pajak yang sudah dibayar menjadi pengurang pajak tahunan
`kesimpulan pajak adalah jihad harta,mengerjakannnya merupakan ibadah, sebagai wargga muslim wajib mengeluarkan zakat dan pajak.

Jumat, 14 Februari 2014

PERCAYA


Kepercayaan mungkin itulah hal paling mendasar membuat kita bergerak dinamis, baik kepercayaan mistik,agama,hingga rasional. Kepercayaan mungkin itulah kata yang tepat untuk menyatukan sebuah individu-individu dalam sebuah barisan rapi nan apik. 1928, Indonesia pada waktu itu belum merdeka, tapi berkat  rasa percaya pemuda indonesia, membuat smangat pemuda indonesia  mendidih untuk mewujudkan kepercayaannya. Sumpah pemuda sebagai fondasi INDONESIA MERDEKA .PERCAYALAH HIDUP AKAN INDAH DENGAN PERJUANGAN DAN PENGORBANAN. J

Kamis, 11 Juli 2013

MAJU MUNDUR KENA





            Melihat judulnya pasti temen-temen akan diingatkan dengan film warkop DKI “maju mundur kena”. Saya tidak akan bernostalgia tentang film warkop, kawan. Pernahkan kawan-kawan melakukan sesuatu hal dengan keraguan? Takut gagal?takut disalahkan dan kumpulan ketakutan lainnya. Bagaimana hasil akhir dari tindakan kawan-kawan yang dilandasi keraguan? Pasti hasilnya jauh dari harapan, bukan begitu?
            Tak masalah seberapa bodoh anda dan seberapa hancur hidup anda sebelumnya. Ketika ada hal baru didepan anda, sedangkan keraguan menempel dihatimu jangan takut kawan semua orang pernah mengalaminya. Berikut ini tips dari sahabatmu :
1.      Tinjau permasalahan secara logis, hindari sikap bingung sendiri.
2.      Pertimbangkan solusi yang ada
3.      Hitung risiko dari setiap solusi anda
4.      Lakukan solusi dengan Penuh keberanian, Dengan anda bertindak berani akan lebih mudah ketika anda memperbaiki kesalahan yang terjadi.
Saya berasal dari keluarga biasa, dan tidak punya keinginan yang muluk-muluk. Suatu hari saudara saya membeli mobil baru. Saya disuruh mencoba, tentu saya takut sekali ,takut kalau mobilnya lecet, takut kalau nabrak orang, takut kalau dibilang sok pamer. Paman saya mngejek “ kalau kamu g bisa nyetir mobil, dikantor kamu akan direndahkan, dan kurang bergunaa bagi atasanmu” jleb jlebbb atiitt rasanya. Kakak saya mendorong ayo lah belajar Cuma butuh keberanian dan pandai haluan kok ayo ayao ayo. Akhirnya saya mencoba mngendarai mobil sendiri dan ternyata saya juga bisa lhoooo hahahah # g nyangkaaaaa its wonderfull.
Kawan Jangan sekali-kali keraguan mengalahkanmu dan membuatmu terkubur dalam ilusi ketakutan. Kita terlahir sebagai HOMO SAPIENS= MAKHLUK BERPIKIR, soo jngan sampai dikerdilkan oleh pikiran-pikiran negatifmu. YAKIN USAHA SAMPAI J